Pada 21 November 2012, setelah pemecatan Roberto di Matteo, Chelsea menunjuk Benítez sebagai manajer interim hingga akhir musim 2012–13. Ia kemudian diperkenalkan sebagai manajer baru The Blues kepada publik dalam sebuah konferensi pers pada 22 November 2012. Ia juga mengumumkan penunjukan Boudewijn Zenden sebagai asisten manajernya. Pertandingan pertama Benítez sebagai manajer Chelsea terjadi pada 25 November 2012, Chelsea ditahan imbang 0–0 oleh tamunya Manchester City. Pada pertandingan tersebut, ia mendapat sambutan bernada permusuhan dari para pendukung Chelsea di Stamford Bridge yang tidak setuju atas penunjukan dirinya sebagai manajer. Pada 5 Desember 2012, Benítez mencatatkan kemenangan pertamanya sebagai manajer Chelsea, sebuah kemenangan kandang 6–1 atas FC Nordsjælland di Liga Champions UEFA 2012–13. Meski demikian, Chelsea gagal lolos dari babak grup. Tiga hari kemudian, ia mencatatkan kemenangan liga pertamanya sebagai manajer Chelsea, setelah mengalahkan Sunderland di Stadium of Light dengan skor 3–1.
Pada 13 Desember 2012, Benítez lolos ke final pertamanya sebaga manajer Chelsea setelah meraih kemenangan 3–1 atas Monterrey di babak semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2012. Namun, ia belum mampu memberi gelar juara untuk Chelsea setelah mereka kalah 0–1 dari klub asal Brasil Corinthians pada partai final, 16 Desember 2012.


Petr Čech (lahir di Plzeň, Cekoslowakia, 20 Mei 1982; umur 30 tahun) adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Republik Ceko yang bermain pada posisi penjaga gawang untuk Chelsea dan tim nasional Republik Ceko.

Čech mengawali karier di akademi klub FC Viktoria Plzeň. Ia pernah bermain untuk FK Chmel Blšany, Sparta Praha, dan Rennes sebelum bergabung dengan Chelsea pada bulan Juli 2004. Ia adalah pemegang rekor jumlah pertandingan paling sedikit untuk tak kebobolan paling banyak di Liga Primer Inggris, dengan 100 kali tak kebobolan dalam 180 kali penampilan. Čech memperkuat timnas Republik Ceko sejak tahun 2002. Ia tergabung dalam skuat Republik Ceko pada putaran final Piala Dunia FIFA 2006, Euro 2008 dan Euro 2012. Hingga bulan Mei 2012, Čech telah mencatatkan 89 kali penampilan untuk timnas Republik Ceko.

Čech diharuskan menggunakan helm pengaman yang biasa digunakan para pemain rugby dalam setiap latihan dan pertandingan sepak Petrbola sejak bulan Januari 2007. Hal tersebut disebabkan struktur tulang tengkoraknya yang lemah akibat cedera retak tulang tengkorak yang ia alami setelah kepalanya terkena hantaman lutut kanan Stephen Hunt saat Chelsea bertemu Reading pada 14 Oktober 2006.

Čech adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Ia terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik Liga Champions UEFA musim kompetisi 2004-05, 2006-07, dan 2007-08. Ia terpilih sebagai salah satu dari Penjaga Gawang Terbaik Dunia menurut International Federation of Football History & Statistics pada tahun 2010.

Didier Yves Drogba Tébily (lahir di Abidjan, Pantai Gading, 11 Maret 1978; umur 34 tahun) merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan Pantai Gading yang bermain sebagai penyerang untuk Shanghai Shenhua dan tim nasional Pantai Gading. Drogba dikenal karena kemampuan menjaga bola, duel di udara, dan kekuatan fisiknya. Ia adalah pencetak gol terbanyak timnas Pantai Gading sepanjang masa dan berada di urutan ke-4 pencetak gol terbanyak Chelsea sepanjang masa.

Setelah bermain di level yunior, Drogba memulai karier profesional saat berusia 18 tahun bersama Le Mans. Ia kemudian menandatangani kontrak sebagai pemain profesional saat berusia 21 tahun. Pada musim kompetisi 2002-03, Drogba bergabung dengan tim Ligue 1 Guingamp dan untuk pertama kalinya tampil memperkuat timnas Pantai Gading, pada bulan September 2002. Ia berhasil mencetak gol pertamanya untuk Pantai Gading pada bulan Februari 2003 dan mencatatkan torehan 17 gol dari 34 kali penampilan pada akhir musim tersebut. Drogba bergabung dengan Olympique Marseille pada tahun 2003 dengan biaya transfer £3.3 juta. Ia berhasil membawa Marseille menuju final Piala UEFA 2004 dan berada di urutan ketiga top skor Ligue 1 dengan 19 gol.

Pada tahun 2004, Drogba bergabung dengan Chelsea dengan nilai transfer £24 juta, yang menjadikannya sebagai pemain termahal Pantai Gading. Di musim perdananya, Drogba berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Liga Utama Inggris pertama mereka dan gelar juara Piala Liga Inggris 2005 dengan mencetak sebuah gol di laga final. Ia juga tampil mengesankan dengan mencetak 2 gol kemenangan di Community Shield 2005. Pada tahun 2006, Drogba kembali berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Liga Utama Inggris dan menjadi kapten timnas Pantai Gading untuk pertama kalinya. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol untuk Pantai Gading di putaran final Piala Dunia 2006 dan juga terpilih sebagai Pemain Afrika Terbaik 2006. Di akhir musim kompetisi 2006-07, Drogba mencatatkan namanya sebagai top skor Liga Primer dengan 20 gol. Ia berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Piala Liga Inggris 2007 dan Piala FA 2007 dengan mencetak gol-gol kemenangan di kedua partai final tersebut. Pada tahun 2009, ia berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Piala FA 2009, dengan mencetak gol penyeimbang di partai final. Drogba berhasil menjadi top skor Liga Utama Inggris 2009-10 dengan 29 gol dan menjadi bagian penting saat Chelsea meraih gelar "double" (Liga Utama Inggris 2009–10 dan Piala FA 2010) pertama mereka. Ia mencetak gol tunggal kemenangan Chelsea di laga Final Piala FA 2010. Ia juga mencetak sebuah gol pada kemenangan Chelsea atas Liverpool di laga Final Piala FA 2012. Gol tersebut menjadikannya sebagai satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol pada empat laga final Piala FA dan tujuh laga final Piala Inggris. Drogba juga tampil saat Chelsea menjuarai Liga Champions UEFA 2011–12. Ia mencetak gol penyeimbang kemudian gol penentu kemenangan di babak adu penalti pada laga final. Gol di babak adu penalti tersebut merupakan tendangan terakhirnya sebagai pemain Chelsea setelah Chelsea menyatakan Drogba akan meninggalkan klub saat kontraknya berakhir pada akhir bulan Juni 2012. Pada 20 Juni 2012, ia mengumumkan Shanghai Shenhua sebagai klub barunya dan akan bergabung dengan tim tersebut mulai bulan Juli 2012.

John George Terry (lahir di Barking, London, Inggris, 7 Desember 1980; umur 32 tahun) adalah seorang pemain sepak bola asal Inggris yang bermain sebagai bek tengah untuk klub Liga Primer Inggris Chelsea.

Terry mengawali karier sebagai pemain akademi West Ham United dan Chelsea. Ia bermain di tim utama Chelsea sejak tahun 1998. Terry pernah dipinjamkan ke Nottingham Forest pada tahun 2000. Ia terpilih sebagai Bek Terbaik Klub UEFA pada tahun 2005, 2008, dan 2009. Ia terpilih juga sebagai anggota Tim Terbaik Dunia versi FIFPro selama empat musim berturut-turut dari 2005 sampai 2008. Terry juga terpilih sebagai satu-satunya pemain Inggris dalam Tim Terbaik Piala Dunia FIFA 2006.

Terry adalah kapten tersukses dalam sejarah Chelsea. Ia berhasil meraih tiga gelar juara Liga Primer Inggris, tiga gelar juara Piala FA, dua gelar juara Piala Liga Inggris, dua gelar juara Community Shield, satu gelar juara Liga Champions UEFA sebagai kapten klub tersebut. Ia adalah satu dari lima pemain yang telah membuat 450 kali penampilan di semua kompetisi untuk Chelsea dan juga bek dengan gol terbanyak untuk klub tersebut. Terry tercatat sebagai kapten klub pertama yang menjuarai Piala FA di Stadion New Wembley pada tahun 2007 dan pemain pertama yang mencetak gol dalam pertandingan internasional saat partai persahabatan Inggris mengghadapi Brasil di stadion tersebut.
Frank James Lampard Jr., (lahir di Romford, London, Inggris, 20 Juni 1978; umur 34 tahun) adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Inggris yang bermain sebagai gelandang untuk Chelsea di Liga Primer Inggris dan tim nasional Inggris.

Lampard sebelumnya pernah bermain untuk West Ham United dan Swansea City. Lampard adalah gelandang serang yang dikenal karena keterampilan mencetak gol dengan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Bersama Chelsea, ia telah memenangkan tiga gelar Liga Utama Inggris (musim 2004-05, 2005-06 dan 2009-10), empat gelar Piala FA (tahun 2007, 2009, 2010 dan 2012), dua gelar Piala Liga Inggris (2005 dan 2007), dua gelar Community Shield (tahun 2005 dan 2009) dan 1 gelar Liga Champions UEFA (tahun 2012). Sebagai pemain senior dalam Timnas Inggris, Lampard dikenal sebagai salah satu generasi pemain sepak bola terbaik di Inggris.[4][5][6][7][8] Lampard adalah putra dari Frank Lampard Sr., mantan pemain sepak bola Inggris yang pernah memenangkan dua gelar Piala FA saat bermain untuk West Ham United. Silsilah keluarganya juga tersambung dengan keluarga pemain sepak bola terkenal lainnya, yaitu keluarga Redknapp.

Pada November 2005, ia menjadi pemenang kedua dalam ajang penghargaan Ballon d'Or tahun 2005 setelah gelandang asal Brazil, Ronaldinho. Sebulan kemudian ia kembali menduduki peringkat kedua, sekali lagi di bawah Ronaldinho, dalam ajang penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA tahun 2005. Ia juga berhasil meraih penghargaan Pemain sepak bola FWA 2005.
Skuad Chelsea FC
Stamford Bridge

Stamford Bridge adalah sebuah stadion sepak bola di London yang merupakan stadion kandang Chelsea Football Club. Stadion ini sering disebut "The Bridge" oleh penggemar klub tersebut dan memiliki apasitas 41.837 kursi penonton.

Stamford Bridge dibuka pada tahun 1877 dan digunakan oleh London Athletics Club hingga tahun 1905, saat pemilik baru Gus Mears mendirikan Chelsea Football Club untuk menempati stadion. Chelsea memainkan pertandingan kandang di stadion ini sejak saat itu.Stadion ini telah mengalami berbagai perubahan besar selama bertahun-tahun, yang terakhir pada dekade 1990-an ketika dilakukan renovasi untuk menjadikan sebuah stadion yang lebih modern, stadion dengan kursi penonton pada setiap tribun.




Pertandingan Internasional



Stamford Bridge pernah digunakan sebagai stadion untuk melakukan beberapa pertandingan internasional. Sejumlah pertandingan tersebut adalah:


       Inggris Amatir 9–1 Belanda pada 11 Desember 1909
      Inggris 1–0 Skotlandia pada 5 April 1913 
     Inggris 6–0 Wales pada 20 November 1929
    Inggris 4–3 Austria pada 7 Desember 1932
   Inggris 4–1 Swiss pada 11 May 1946 
  (pertandingan internasional tak resmi)